Tampilkan postingan dengan label singkong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label singkong. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juni 2015

Cara Membuat Singkong Tumbuh Dengan Banyak Umbi


Cara Membuat Singkong Tumbuh Dengan Banyak Umbi
(Summber foto : agroexpres.com)
Bertanam singkong atau ketela pohon tentu tidak asing lagi bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, dari zaman dahulu kala singkong dikenal dengan tumbuhan perdu yang sangat mudah ditanam, bahkan ketika potongan batangnya dicampakkan ia juga akan tumbuh dengan baik, dan singkong bertahun tahun menjadi makanan pokok setelah beras bagi rakyat Indonesia.

Budidaya singkong tidak terlalu rumit, namun membuatnya tumbuh dengan baik menghasilkan umbi yang besar dan banyak, tentu membutuhkan keterampilan yang mumpuni sehingganya anda bisa panen dengan hasil melimpah, bagaimana cara membuatnya tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang banyak, kita akan coba bahas berikut ini.

Singkong atau dengan nama latinnya Manihot Utilissima termasuk dalam suku Euphorbiacieae, sebagai syarat tumbuh tanaman ini sanggup tumbuh pada tanah jenis apapun, namun belum tentu umbi yang dihasilkannya banyak, nah untuk membuat hasil umbi yang banyak kita membutuhkan beberapa teknik pemupukan, dengan memanfaatkan potensi lingkungan disekitar rumah tangga, anda bisa membuat tanaman ini menghasilkan umbi yang banyak, caranya yakni dengan menggunakan limbah rumah tangga, seperti dari sisa-sisa masakan yang bisa diurai, misalkan potongan sayur, kulit bawang dan aneka sisa produk rumah tangga lainnya, yang intinya semua itu bisa diurai oleh alam.

Membuat pupuk untuk singkong dari limbah rumah tangga tersebut cukup mudah, anda tinggal membuat sebuah lubang kemudian masukkan semua limbah rumah tangga tersebut, setelah terkumpul cukup banyak, kemudian tutup dengan plastic dan biarkan selama lebih kurang lima belas hari.

Setelah pengomposan selesai pada hari ke lima belas, buka kembali kompos dari olahan limbah rumah tangga tersebut, kemudian campurkan dengan tanah bekas unggunan sampah, sambil diaduk jika perlu tambahkan dengan air garam, atau cairan Em4, atau anda bisa juga memanfaatkan pupuk cair Bio Organik Herbafarm produksi sidomuncul.

Ketika pengadukan selesai tutup rapat kembali kompos limbah rumah tangga anda, kemudian diamkan selama lima hari, setelah itu kompos siap digunakan, cara perlakuannya adalah dengan menaburkan kompos disekeliling tanaman singkong, waktu terbaik memberikan kompos ini adalah ketika umur tanaman singkong sekitar satu bulan, kompos yang anda berikan tadi mengandung banyak mikroorganisme yang mampu mengurai unsur hara tanah, sehingga tanaman singkong anda mampu menyerap lebih banyak hara, dan pertumbuhannya akan baik, karena dengan suburnya tanaman singkong tidak terlepas dari peran umbinya yang tumbuh lebat dan banyak.

Ternyata jika kita mau memanfaatkan lingkungan rumah tangga tanpa menggunakan pupuk kimia, manfaatnya sangat banyak terutama bagi usaha pertanaman di lingkungan pekarangan anda, termasuk tanaman singkong ini, demikian tips ringan dari kami untuk membantu tanaman singkong anda menghasilkan umbi yang banyak, selamat mencoba.

Cara Membuat Singkong Tumbuh Dengan Banyak Umbi, kandungan gizi singkong
(Sumber foto : singkongday.wordpress.com)

Salam �

Selamatkan tanah dengan organic.

Rabu, 17 September 2014

Ekologi Tanaman Ubi Kayu, Singkong (Manihot utilissima)

Ubi kayu atau dikenal juga dengan nama singkong merupakan tanaman yang menghasilkan umbi yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tepung tapioka, karena ituubi kayu disebut juga tapioka atau manioc. Ubi kayu adalah tanaman monoceous (biji berkeping satu) dan seringkali terjadi perkawinan silang atau perkawinan sendiri. Umbinya mengandung karbohidrat berkalori tinggi. Bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan padi dan jagung sehingga banyak digunakan sebagai bahan makanan pencampur utama makanan pokok di berbagai daerah di Indonesia.

Tanaman ubi kayu ini dapat tumbuh dengan baik di daerah tropika basah dan daerah dengan distribusi curah hujan yang merata antara 1000 sampai 2000 mm per tahun. Bahkan dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 500 mm per tahun dan 5000 mm per tahun, asalkan air jangan sampai tergenang di daerah sekitar perakaran. Keistimewaan tanaman ini adalah dapat bertahan hidup pada musim kering dan hujan. Namun di daerah dengan hujan yang tidak teratur dapat menurunkan produksinya bahkan kualitas umbinya.

Tanah yang baik untuk pertanaman ubi kayu adalah tanah-tanah lempung berpasir  atau lempung yang gembur dengan drainase yang baik. Walaupun demikian, ubi kayu dapat juga tumbuh di tanah-tanah gersang dari ringan sampai berat. Derajat kemasaman tanah yang diinginkan oleh ubi kayu adalah kisaran antara 6 - 7,5. Akan tetapi, pada tanah-tanah lateritik gembur pada pH 5,5 ubi kayu dapat juga tumbuh dengan baik. Yang terpenting adalah menjaga agar drainase tetap baik karena jika drainasenya buruk dapat mengakibatkan busuknya umbi dan produksi akan jauh menurun.

Walaupun tanaman ubi kayu dapat tumbuh di dataran tinggi, akan lebih produktif jika di tanam di daerah dataran rendah dan lembah. Karena adanya kolerasi positf antara kandungan HCN di dalam umbi ubi kayu dengan semakin tingginya tempat. 

Cahaya matahari mutlak diperlukan walaupun tanaman ini termasuk heliophytes atau tanaman dengan hari pendek. Suhu optimal yang disukainya adalah antara 18 sampai 35 derajat celsius dengan kelembaban rata-rata sebesar 65 %.

menanam-tanaman
(Sumber foto: log.viva.co.id)